OKULTISME (SAKIT KARENA KUASA GELAP) PDF

Title OKULTISME (SAKIT KARENA KUASA GELAP)
Pages 17
File Size 131.2 KB
File Type PDF
Total Downloads 123
Total Views 207

Summary

Tulisan ini adalah penuntun menolong melepaskan orang yang sakit karena kuasa kegelapan....


Description

OKULTISME (SAKIT KARENA KUASA GELAP)

Pdt. Jusuf Hutapea (Penulis Buku “Okultisme”) I. PENDAHULUAN Belakangan ini okultisme semakin marak dipraktekkan oleh banyak orang, bukan saja dari kalangan masyarakat tertinggal, terasing, terbelakang di pedesaan yang kurang berpendidikan. Tetapi juga di kalangan masyarakat yang tinggal di pinggiran kota bahkan yang tinggal di perkotaan dan orang-orang berpendidikan di mana sering disebut “orang modern”. Ironisnya masyarakat yang terikat atau melakukan praktek okultisme adalah mereka yang memiliki agama dan juga banyak yang beragama Kristiani. Hal ini sangat mengecewakan dan bertentangan dengan Firman Tuhan. Sebenarnya praktek okultisme sudah berumur sangat tua; sejak manusia pertama Adam dan Hawa diciptakan manusia sudah cenderung mempercayai adanya kuasa-kuasa gelap, di luar Allah. Sehingga manusia pertama mendengar suara dan mempercayai kuasa gelap itu untuk kepuasan dirinya. Itulah awal dari praktek okultisme di dunia ini atau akar awal dari pekerjaan iblis di dunia (Kej. 3). Praktek okultisme ini terus-menerus dipercayai dan dilakukan manusia sampai masa kini.1 Khususnya di daerah pedesaan praktek okultisme sangat marak terjadi, walaupun dalam identitas agama seratus persen pemeluk agama Kristen namun parktek okultisme masih subur. Yang menjadi bahan pemikiran adalah, mengapa mereka yang sudah pindah dari kegelapan ke dalam terang (dari agama suku menjadi Kristen) masih mempercayai dan mempraktekkan okultisme dalam kehidupan sehari-hari? Di zaman modern saat ini fasilitas kesehatan sudah begitu maju, tetapi mengapa juga mereka masih menggunakan “jasa okultisme”? Memang harus diakui praktek ini sudah berkurang saat ini, namun pada umumnya hanya di daerah pinggiran kota dan perkotaan saja. Sampai saat ini okultisme suatu hal yang paling mengganggu pertumbuhan iman Kristen, terutama di kalangan masyarakat batak keterlibatan dengan kuasa-kuasa kegelapan dalam banyak bentuk dan ragam.2 Sayangnya, tidak banyak orang yang menyadari bahayanya dan hebatnya daya pukul kuasa kegelapan ini terhadap pertumbuhan iman kepercayaan mereka. Ironisnya fenomena masa kini, gereja tidak menangani secara serius sekalipun keterlibatan dengan okultisme dosa yang sangat serius bagi Allah.3

1 2

E.P. Gintings, Djorelit Surbakti, Maria Br. Ginting, Okultisme, Bandung: BMI, 2007, hlm. 17 Thomas Sappington, Hancurkan Kuasa Iblis dalam Diri Anda, Yogyakarta: Yayasan Andi, 2005, hlm. 3

1

II. PEMBAHASAN 2.1. Pengertian Kuasa Gelap / Okultisme Ada banyak pengertian okkultisme yang diutarakan oleh beberapa ahli, pengertian yang diutarakan atau dipaparkan para ahli tersebut adalah bermacam-macam. Dari segi bahasa semua ahli setuju kalau istilah “okkultisme berasal dari bahasa Inggris “occultism”4 Pengertian ahli-ahli adalah sebagai berikut: Dalam buku yang berjudul “Okultisme”, Viktor Tobing menjabarkan pengertian okultisme sebagai berikut: Istilah “okultisme” berasal dari kata „Occult‟ (Inggris yang berarti “hidden” atau “tersembunyi” dan “isme” berarti “pandangan”, “keyakinan”, “ajaran”, “paham‟, atau”paham”, “kepercayaan”, “atau keyakinan”. Jadi “okultisme” berarti pandangan, paham, ajaran atau kepercayaan tentang kekuasaan kegelapan. Hal ini bersangkut-paut dengan hal-hal yang terjadi atau dipraktekkan diluar hidup normal sehari-hari, misalnya kontak langsung dengan dunia-dunia roh gelap maupun pengalaman dengan roh gelap yang dialami oleh non Kristen, seperti penglihatan akan roh-roh, telepati, dll. Pengalaman seperti ini terjadi dalam diri seseorang karena ia secara langsung mempelajari keterlibatan dengan dunia roh atau karena roh itu sendiri yang mendiami dan menguasai hidup seseorang. Biasanya mereka yang terlibat dengan kuasa seperti ini adalah mereka yang belum percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat pribadinya.5 Jadi menurut Viktor Tobing Okultisme adalah paham atau kepercayaan tentang kuasa kegelapan dan yang bersangkut paut dengan dunia roh yang dipraktekkan di luar hidup normal manusia pada umumnya. Hal ini biasanya terjadi atau dilakukan oleh manusia di luar Tuhan. Menurut Longman Dictionary Of Contemporary English menjelaskan bahwa: " kata 'occult' berarti (1)secret (artinya rahasia atau tersembunyi); (2) hidden from ordinary people (tersembunyi dari pandangan manusia); (3) magical and mysterious (magic dan misteri)”6 Sedangkan menurut Holt: kata “Occult‟ mempunyai arti “tersembunyi” dan “misterius” atau “bersifat rahasia”. Pengertian yang kedua adalah “sesuatu yang berhubungan dengan kekuatan supranatural. Jadi “Occultism” berarti “belief in or investigation of the mysterious, the supranatural or the magical, also any practices based on such belief.7 Kata diatas mempunyai makna tentang paham, kepercayaan, pandangan, atau ajaran tentang sesuatu yang tersembunyi dan sifatnya misterius, supranatural dan magic. Juga istilah ini 4

Viktor L. Tobing, Menyingkap Strategi Musuh Medan: Yayasan Pendalaman dan Penelaahan Alkitab, 2006, hlm. 32 5 Viktor L. Tobing, okultisme Medan: Yayasan Pendalaman dan Penelaahan Alkitab, t.tp, hlm. 1 6 Paul Procter, “Occult” Longman Dictionary Of Contemporary English English: Longman Dictionary Of Contemporary English, 1978, hlm. 754 7 Holt Reinhard And Winston, American IntermediateDictionary of American English Newyork: USA Holt Reinhard And Winston Inc,1996, hlm. 542.

2

memiliki makna tentang praktek yang dilakukan seseorang yang ada hubungannya dengan kekuatan kegelapan atau kekuatan yang tersembunyi. Kemudian Bambang Yudho secara gamblang menjelaskan bahwa: “Okultisme adalah paham yang menganut dan mempraktekkan tentang kuasa kegelapan”.8 Dalam Makalah Sahabat Awam dijelaskan bahwa “dalam pengertian khusus, yaitu okultisme sebagai bagian dari kuasa kegelapan”.9 Sedangklan Morris Takaliung menjelaskan “Occultism adalah yang terdiri dari ilmu hitam dan ilmu putih yang memiliki berbagai bentuk dan jenis”.10 Seperti apa yang telah dijelaskan sebelumnya “occult” adalah sesuatu yang gaib, gelap, rahasia dan tersembunyi, Uric Unarto menjelaskan dengan sedikit perbedaan, bahwa bagi pengikut Kristus itu tidak disebut kegelapan, demikian pendapatnya: Kuasa kegelapan dalam pengertian dunia okultisme adalah sesuatu yang gelap atau gaib atau rahasia, itulah sebabnya namanya disebut okultisme karena “occult” artinya gelap, sedangkan isme artinya ajaran atau aliran. Tetapi bagi pengikut Kristus hal-hal yang diajarkan dan dipraktekkan di dalam dunia okultisme itu bukanlah merupakan sesuatu yang rahasia atau gelap atau tersembunyi karena Firman Tuhan telah mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi di balik praktek okultisme tsb.11 Dalam hal ini berarti, walaupun okultisme itu sesuatu yang gelap dan rahasia tetapi sebagai pengikut Tuhan okultisme itu bukanlah sesuatu yang gelap lagi karena Firman Tuhan sudah menyingkapkannya. Dengan alasan ini jugalah maka kita akan menyingkapkan hal-hal yang berhubungan dengan kuasa gelap yang senantiasa mempengaruhi kehidupan manusia. Lebih rinci lagi Bambang menjelaskan beberapa jenis okultisme sebagai berikut: Okultisme secara garis besar dapat dibagi menjadi dua yaitu tipe lunak dan tipe keras. Contoh okultisme yang tipe lunak adalah, Takhyul, ramalan seperti: astrologi, parmastri, spiritisme, astromantik, chromancy, geomancy. Contoh okultisme tipe keras adalah: sihir putih dan sihir hitam dalam berbagai bentuk seperti pelet, gandam, tenung, satanisme, dan tenaga dalam.12 Perlu diketaui juga bahwa diantara jenis okultisme tersebut ada beberapa jenis okultisme yang mendapat sambutan baik dari masyrakat. Berbagai bentuk kegiatan okultisme, seperti, ramalan, perbintangan, tenung, santet, pelet, hipnotis, ilmu kebal, dan segala macam ilmu gaib, yang disebut ilmu, putih dan hitam, mendapat sambutan baik dalam masyarakat. Sambutan tersebut disebabkan karena tayangan melalui media masa yang bebas hambatan, sehingga okultisme memasuki setiap bidang kehidupan manusia, mulai masalah pribadi,

8

Bambang Yudho, How To Overcome Occoltism. Jakarta: Yayasan Andi, 2006, hlm. 6. Makalah Sahabat Awam. Bandung: Yabina, 2000, hlm.9. 10 Morris Ph. Takaliung Makalah ilmu hitam dan ilmu putih Dalam perspektif Firman Allah. Medan: Yayasan Pekabaran Injil Indonesia, 200z, hlm. 4. 11 Uric Unarto, Menyingkap Tabir Praktek-praktek Kuasa kegelapan. Jakarta: Pustaka Surgawi, 2007, hlm. 2. 12 Ibid, 6. 9

3

keluarga, keuangan, bisnis, bahkan industri modern.13 Oleh karean ada okkultisme yang disambut baik oleh manyarakat, maka sangat banyak orang yang terlibat dan dipengaruhi oleh kuasa gelap dengan berbagai alasan.

2.2. Pintu Masuk Kuasa Kegelapan Buku bapak Derek Prince14 memberikan keterangan lengkap tentang semua cara kuasa kegelapan dapat masuk (istilah Bapak Dosen, “pintu masuknya” kuasa kegelapan) ke dalam seseorang: a. Latar Belakang Keluarga Yang Berhubungan Dengan Kuasa Gelap Tuhan memperingatkan manusia untuk tidak melakukan segala bentuk penyembahan berhala atau berhubungan dengan “allah-allah” lain. Akibat buruk yang ditimbulkan dosa ini dapat berlanjut sampai empat generasi berikutnya. Jika ada keluarga yang terlibat dengan okultisme maka pengaruhnya dapat bekerja ketika masih dalam kandungan. Perlindungan janin tergantung sepenuhnya pada orang tua. Orang tua yang hidup benar dan takut akan Tuhan akan melindungi janinnya, namun orang tua yang terlibat kuasa gelap akan melibatkan janjinya juga dengan kuasa gelap tersebut. b. Berbagai pengaruh Negative Saat Bayi Dalam Kandungan Ada beberapa pengaruh negative yang dapat membuka pintu masuknya kuasa kegelapan pada anak dalam kandungan. Yaitu, jika seorang ibu tidak menyukai bahkan membenci anak yang dikandungnya. Keadaan ini dapat mengakibatkan luka yang amat dalam bagi anak: merasa tertolak. Sehingga anak dilahirkan dengan membawa roh tertolak yang sudah ada dalam dirinya sejak dalam kandungan. Sehingga saat itulah setan mempergunakan kesempatan untuk ambil bagian dalam ketertolakan itu. c. Berbagai Bentuk Tekanan di Masa Kanak-Kanak Rumah tangga yang berantakan dan melibatkan anak terganggu karena persoalan keluarga dapat mengundang kehadiran setan untuk melaksanakan kegitannya. Sebagian besar anak yang masih kecil belum mempunyai pertahanan emosi dan rohani untuk menghadapi serangan dan kegiatan setan tersebut. Atau anak-anak yang diperlakukan orang tua dengan kasar, seringkali berakibat memendam kebencian luar biasa. Sikap demikian akan membuka pintu masuknya roh benci. Yang lebih parah lagi apabila ayah melakukan pelecehan seksual kepada anaknya perempuan, hal ini akan menyebabkan anak dicengkaram begitu kuat roh kebencian. 13

Ibid, 7. Derek Prince, Mereka Akan Mengusir Setan-Setan. Jakarta: Derek Prince Ministries Indonesia, 2008, hlm. 138-148 14

4

Roh-roh lain yang menguasainya biasanya, roh tertolak, marah, ketakutan, memberontak, sedih, kesepian, depresi dan kadang-kadang bunuh diri. d. Perasaan Yang Terguncang / Tertekan Berkepanjangan Wanita seringkali memiliki pertahanan emosi yang lebih lemah dibadingkan pria, meskipun tidak semuanya demikian. Mereka khususnya sering menjadi sasaran ketakutan karena goncangan perasaan yang kuat. Kadang-kadang pelecehan seksual yang dialami anak dan remaja, tanpa disadari oleh si korban itu sendiri, juga dapat menyebabkan masuknya roh berahi ke dalam dirinya. Roh jahat ini sama sekali tidak mempertimbangkan bahwa korban pelecehan itu sebenarnya tidak bersalah. Roh jahat ini secara paksa dengan memanfaatkan korban yang sedang lemah. Selain goncangan perasaan yang terjadi dengan cara mendadak, tekanan perasaan yang berlangsung terus-menerus dan tidak berkeputusan juga dapat membuka pintu bagi masuknya setan. Seorang pria yang bukan karena kesalahannya terpaksa menganggur berbulan-bulan sehingga mengalami kesedihan dan terus memikirkan bahwa dia tidak berguna lagi karena tak mampu memenuhi kebutuhan keluarganya. Ucapan istri yang kurang tepat dan sikap anak yang sepele dapat membuat amarahnya meledak sehingga terbuka pintu masuknya roh amarah. Di sisi lain, perasaan tertekan yang terus-menerus akibat pengangguran yang terpaksa dijalaninya itu tanpa disadarinya dapat menyebabkan dirinya dimasuki roh kegelapan berwujud depresi atau putus asa. e. Perbuatan atau Kebiasaan Berdosa kadang-kadang perbuatan dosa tertentu dapat membuka pintu masuk untuk kuasa kegelapan. Salah satu contohnya dalah keputusan Yudas Iskariot untuk menghianati Yesus. Ketika ia meninggalkan Perjamuan terakhir dengan memendam niat tersebut, Lukas mencatat, “Maka masuklah Iblis ke dalam Yudas” (Lukas 22 : 3). Yudas telah membuka pintu yang akhirnya tidak dapat ditutupnya sendiri. Namun perlu kita ingat bersama, yang membuka pintu masuknya setan bukan hanya perbuatan yang dilakukan satu kali saja. Perbuatan dosa yang dilakukan secara sengaja dan terusmenerus yang akhirnya menjadi suatu kebiasaan juga dapat menyebabkan terbukanya pintu tersebut. Dosa-dosa tersembunyi seperti masturbasi yan dilakukan berulangkali, perzinahan atau percabulan hamper selalu menyebabkan terbukanya pintu masuk untuk setan. Mungkin inilah pintu masuk yang biasanya membuat kuasa kegelapan masuk ke dalam diri seseorang. Namun, harus diakui mungkin masih banyak pintu masuk lain yang tidak dapat penulis sebutkan secara spesifik.

5

2.3. Alasan-Alasan Orang Terlibat Kuasa Gelap Terdapat tujuh alasan mengapa orang terlibat kuasa gelap atau menggunakan jasa okkultisme, yakni: a. Untuk Menghormati Orang Tua Kejadian 20:12 banyak disalah pahami orang Kristen yang menggunakan jasa okkultisme. Menurut Morris Takaliuang, “setan menipu orang tua maupun anak untuk menjalankan ini dengan mengartikan bahwa taat orang tua berarti menerima jimat-jimat dan kuasa gelap yang diwariskan orang tua.” 15 Seharusnya tidak boleh melepaskan Hukum Taurat ke lima dan Hukum ke dua: “jangan ada ilah lain padamu”. Setan memakai ayat-ayat Alkitab untuk menipu orang-orang Kristen sehingga menggunakan jasa kuasa gelap. b. Karena Takut Orang Mati Marah Di sini praktek okkultisme terjadi karena takut pada orang tua atau keluarga yang sudah meninggal. Mereka takut orang marah sehingga akan timbul masalah atau penyakit. Biasanya kepercayaan ini berkembang di pedesaan, di mana masih mempercayai orang tua atau nenek moyang yang sudah meninggal marah jika tidak menghormati roh yang sudah meninggal itu. Ini dipakai oleh setan untuk menakut-nakuti dan membelenggu serta mengikat orang yang masih hidup kepada kuasa gelap. c. Karena Dukun Memakai Hal-Hal Ronahi Biasanya orang terkelabui memakai jasa dukun karean alasan memakai hal-hal atau benda-benda rohani, seperti Alkitab, salib, lilin, roti, dan anggur perjamuan kudus, mengakibatkan banyak orang beranggapan bahwa hal itu berasal dari Tuhan (bnd. Perkataan Yesus di Mat. 7 : 21 – 23). Kepada orang kafir iblis mempengaruhi dengan cara kafir, kepada orang Kristen iblis juga mempengaruhi dengan cara yang berbau hal-hal Kristen. d. Karena Mendatangkan Keuntungan Dan Pertolongan Sebagian besar orang memakai jasa kuasa gelap karena dipercayai dapat membawa untung baik uang, harta, kedudukan/jabatan, kekuasaan, kesembuhan, sukses, mujizat, dan sebagainya (Bnd. Luk. 4 : 5 – 8, Kis. 16 : 16). Namun seharusnya mereka harus memahami bahwa keuntungan yang diberikan oleh jasa iblis tersebut tetap ada harga yang harus dibayar, yakni jiwa dan hidup dikutuk oleh Tuhan serta hidup dalam penjajahan setan (Ef. 2 : 1 – 3).16

15

Morris Ph. Takaliuang, Demonologi Alkitab, Malang: Institusi Injili Indonesia, 2007, hlm. 34-37 Pondius & Susana Takaliuang, Antara Kuasa Gelap dan Kuasa Terang, Batu Malang: Depertemen Literatur YPPII, 1979, hlm. 171-172 16

6

e. Karena Tuntutan dan Tantangan Adat-Istiadat Adat-istiadat juga sering memaksa orang sehingga terlibat dengan kuasa kegelapan. Sebenarnya dalam Alkitab sering sekali disinggung adat-istiadat yang bertentangan dengan Firman Tuhan (Kis. 16 : 21), di Korintus Paulus menegur adat-istiadat yang bertentangan dengan kehendak Allah (1 Kor. 11 : 2 – 16). Berarti iblis juga bisa memakai adapt-istiadat untuk memutar-balikkan arti firman Tuhan. Adat-istiadat yang menjadi tempat persembunyian setan untuk menipu manusia. f. Karena Ada Bukti-Bukti Yang Meyakinkan Kuasa iblis menjadi satu cara yang paling mujaraf dipakai iblis untuk menipu dan mempengaruhi manusia. Contohnya, tongkat dukun bisa berubah menjadi ular (Kel. 7 : 11), patung bisa bicara (Wyh. 13 : 11 – 15), dan mujizat-mujizat bisa terjadi karena pekerjaan setan. Factor inilah yang sering mempengaruhi dan mengikat perhatian manusia. Sering sekali iblis bergampanye dengan kuasanya melalui mujizat untuk mengelabui manusia supaya menjadi pengikutnya. g. Karena Didorong Oleh Ketakutan Kadang-kadang ada orang yang menggunakan jasa kuasa gelap karena takut kepada Setan mengganggu hidupnya atau keluarganya, maka mencari perdamaian dengannya. Mungkin juga karena takut mati (penyakit yang tidak dapat ditolong medis) sehingga mencari pertolongan dari kuasa kegelapan. Ada juga karena cintanya ditolak dan takut orang yang dicintai tidak mencintainya atau supaya lebih disayang pasangannya maka menggunakan jasa kuasa kegelapan. Dan berbagai alasan lain karena didorong oleh ketakutan akan perkara yang ada di dunia.

2.3. Gejala-Gejala Terlibat Kuasa Gelap Biasanya ada beberapa gejala orang yang terlibat dengan kuasa gelap atau yang mempunyai hubungan dengan okkultisme, yaitu: a. Malas ke Gereja. Biasanya orang yang mempunyai hubungan dengan kuasa gelap, sangat malas ke gereja, karena mulai menarik diri dari hubungan pribadi dengan Tuhan. Namun ada juga yang ke gereja dengan motivasi yang lain. Jika seseorang itu mulai dicurigai mempunyai ilmu gaib atau dicurigai membuat penyakit bagi orang lain maka ada yang kadang justru ke gereja sebagai topeng. Menurut hemat saya itu adalah salah satu kedok untuk mengelabui.

7

b. Malas membaca Firman Tuhan Orang yang terlibat atau terikat dengan kuasa gelap tidak suka dengan hal-hal rohani, berita tentang kuasa Tuhan baik melalui khotbah dan membaca Alkitab. Maka orang yang terlibat kuasa gelap sangat susah terangsang untuk membaca Firman Tuhan. c. Keras kepala Walaupun tidak semua orang yang keras kepala disebabkan karena pengaruh kuasa kegelapan, namun keras kepala juga adalah satu gejala dari seseorang yang terlibat kuasa gelap. Jika ada perbedaan karakter yang sangat nampak berbeda dari orang lain pada umumnya, maka ada kemungkinan itu adalah gejala okkultisme, terutama keras kepala terhadap hal-hal rohani (berdoa, diajak ke persekutuan orang Kristen, dll). d. Emosinya tidak terkendali Karena pengaruh kuasa gelap dapat juga dimanifestasikan melalui emosi yang tidak terkendalikan. Salah satu gejala orang yang berhubungan dengan okkultisme adalah dari emosi yang tidak terkendalikan, karena sudah kuasa gelap yang ada di dalam dirinya yang menguasai dan mengendalikan emosinya. e. Gelisah / tidak tenang dan takut Orang yang dipengaruhi okkultisme sangat berbeda dengan orang yang hidup di dalam Kristus. Di dalam Kristus hati, jiwa dan pikiran kita tetap tenang walaupun kadang-kadang kondisi hidup kita tidak memungkikan untuk itu. Tetapi sebaliknya, orang yang terikat kuasa kegelapan selalu merasa gelisah, tidak tenang dan takut walaupun suasana hidup tenang dan damai. f. Perilaku seksnya menyimpang Kuasa kegelapan yang sudah mempengaruhi hidup seseorang dapat mempermalukannya melalui seks yang tidak normal, dan ini adalah salah satu gejala yang ditimbulkan oleh seseorang yang terlibat dengan okkultisme. g. Selalu berpikir negative Iblis yang sudah masuk ke dalam diri seseorang akan mempengaruhi seluruh bidang gerak hidup kita, termasuk cara berpikir. Salah satu gejala yang ditunjukkan orang yang terlibat kuasa kegelapan adalah cara berpikir yang selalu negative.

8

2.4. Faktor-Faktor/Dampak Okkultisme Pondsius & Susanna Takaliuang memaparkan beberapa dampak dari terlibat kuasa gelap sebagai berikut17: a. Secara Rohani - Depresi Seseorang yang terlibat dalam praktek kuasa gelap akan mengalami kesedihan, merasa tertekan, dicekam oleh perasaan takut terhadap hal-hal yang ada disekitarnya atau senantiasa mengalami kegelisahan dan tidak pernah tenang dalam hidupnya. Kesedihan tanpa alasan akan memenuhi hidupnya dalam keadaan dibawah te...


Similar Free PDFs